Langsung ke konten utama

KETENANGAN

KETENANGAN
______________
Dialog Nabi Muhammad saw
& Malaikat Jibril as.

Oleh :Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz.

Dikisahkan...
Pernah Nabi Muhammad saw bertanya kepada malaikat Jibril as. :
"Apakah engkah pernah tertawa  wahai Jibril..??? ”

قال له نعم

Malaikat Jibril menjawab :
“ Ya ”

Nabi Muhammad saw bertanya lagi,:
“ Kapan ? ”

Berkata malaikat Jibril:
“ Ketika manusia mencari sesuatu didunia sedangkan sesuatu itu tidak ada di dunia.

Sejak manusia  mulai diciptakan sampai wafatnya, ia mencari sesuatu yang tidak pernah diciptakan didunia."

Nabi Muhammad saw merasa heran dan bertanya :
"Apakah sesuatu yang dicari manusia sedangkan hal tersebut tidak pernah diciptakan didunia..?!"

قال جبرائيل: الراحه.

Berkata malaikat Jibril;
“ KETENANGAN ”

Sesungguhnya Allah tidak menciptakan ketenangan di dunia tetapi Allah menciptakannya di akhirat"
••••••••••
Semua mencari ketenangan.

Anak kecil berkata :
"Andai aku sudah dewasa.?"

Pemuda berkata :
"Andai saja aku kembali kecil"

Orang tua berkata :
"Andai saja masa muda kembali lagi"

Orang yang telah menikah berkata :
"Andai saja aku kembali pada masa lajang (jomblo)"

Dan orang yang lajang (jomblo) berkata :
"Andai saja aku telah menikah"
(Andai saja aku laku)

Orang yang tidak memiliki anak berkata :
"Andai saja aku punya anak walau hanya satu anak saja"

Orang yang memiliki banyak anak berkata :
"Andai aku tidak memiliki banyak anak"

Orang yang telah menikah dengan satu perempuan meng-inginkan :
"Andai aku bisa menikah lagi"

Semua andai-andai diatas dalam rangka memburu & mencari
•KETENANGAN•
Semua mencari ketenangan.

Akan tetapi tidak ada yang namanya ketenangan didunia ini.

Maka wajib bagi  kita untuk merasa cukup dengan apa-apa yang telah Allah tentukan untuk kita.
Dan kita wajib bersyukur atas hal tersebut.

Dan perlu diketahui.
Sesungguhnya..
Ketenangan ada didalam ibadah kepadaNya serta taat kepadaNya.
Sebagai jembatan kita dalam menapaki perjalanan untuk mendapatkan makna
•KETENANGAN• hakiki
yaitu di akhirat.

Menangislah atas (kekurangan) dirimu.

فمن ترك قراءة القرآن
ثلاثة أيام منْ غير عذر

Maka barangsiapa yang meninggalkan (ibadah) bacaan al-qur'an 3 hari tanpa udzur

سُميّ هاجراً

Dialah yang dikatakan orang yang menjauh (dari Al-qur'an, menjauh dari ketenangan)
____________

إقرأ
Bacalah Al-Qur'an..!

Wassalaam..

Read: Isa Anshori

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hukum-Hukum Seputar Tunangan dalam Islam

Oleh: Moh Nasirul Haq, Santrionline - "Duhai para pemuda barang siapa diantara kalian mampu membayar Mahar  maka menikahlah. karena sesungguhnya Hal itu lebih menjaga Pandangan    dan Kemaluan." (Al Hadits) Menikah merupakan sunnah nabi yang banyak didambakan oleh setiap orang. Sebab pahala orang yang menikah akan dilipat gandakan pada setiap ibadahnya. Nah, biasanya Setiap orang yang akan menikah terlebih dahulu melalui prosesi "khitbah" (pertunangan). Berikut ini merupakan beberapa hal dalam hukum islam berkaitan dengan tunangan yang saya baca dari buku karya DR Ali Ahmad Al Qulaisy Yaman. Pertanyaan    :  Apakah tunangan itu? Jawab        : Epistimologi tunangan "yaitu suatu proses dimana seorang pria mengajukan permohonan kepada pihak wanita yang di dambakan untuk menjadi calon istrinya kelak. Permohonan ini diutarakan pada si wanita ataupun keluarganya." Terkadang yang bersangkutan meminta sendiri atau juga ...

Tradisi Lokal Keagamaan di Bumi Cirebon

Oleh: Mohamad Ramdhany Budaya adalah cipta rasa karsa manusia yang terbentuk dalam setiap daerah. Budaya akan terus berkembang karena mengakomodir banyak hal dimulai dari kehidupan sosial masyrakat yang hidup di daerah tersebut maupun budaya baru yang datang dan bersosialisasi bersama dalam satu daerah. Dalam perkembangannya budaya Cirebon sangat kental dipengaruhi oleh agama Islam sehingga melahirkan adat yang dijaga oleh masyarakat Cirebon. Berbagai praktik ritual adat di Cirebon dipahami sebagai warisan turun temurun dari para leluhur sehingga pantas untuk dilestarikan dan dijaga. Beberapa adat yang masih bisa disaksikan di Cirebon yaitu; Suroan, Saparan, Mauludan, Rajaban, Ruwahan, Syawalan, Slametan, Khitanan, pernikahan, kematian dan lain sebagainya. Suroan adalah salah satu adat yang dilakukan masyarakat Cirebon pada saatbulan asyura. Kata suro sendiri merupakan kata yang berasal dari kata suro dalam bahasa jawa kuno (kawi) berarti ‘raksasa’ dalam bahasa sansekerta be...

Salah Ambil Toples

Seorang santri, sebut saja namanya Tholib, dipanggil untuk menghadap kiainya. Karena mungkin merasa sungkan jika sowan sendirian, akhirnya Tholib mengajak seorang santri senior. Sesampainya di kediaman pengasuh, Tholib disuruh kiayinya membuatkan teh.<> Kiai: " Kang, gaweo dewe teh nang dapur mburi !" (Kang, silahkan membikin teh sendiri di dapur belakang). Tholib: " Njeh yai ." (Iya kiai). Setelah teh siap dihidangkan, Tholib membawanya ke ruang tamu. Merasa ada yang kurang di meja lantaran hanya ada beberapa gelas berisi teh, lantas sang Kiai menyuruh Tholib untuk mengambil kue di dapur juga. Kiai: " Kang, nek ono jajanane, jukuken toples nang dapur! " (Kang, kalau ada kue, ambil saja toples di dapur). Tholib: " Njeh yai ." (Iya kiai). Begitu sampai di dapur. Tholib menjumpai sebuah toples di dapur dan langsung mengambilnya, tanpa memastikan isi yang ada di dalamnya. Sembari meletakan toples di meja, tanpa basa-basi Tholib langsung membuk...